SUNAN DOE – Prestasi membanggakan di bidang akademik kembali ditorehkan oleh jajaran tenaga pendidik Institut Studi Islam (ISI) Sunan Doe. Empat dosen tetap kampus tersebut dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan penelitian dalam program Litapdimas (Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat) tahun anggaran 2024.
Keempat dosen tersebut berhasil menembus seleksi ketat pada Klaster Pembinaan/Kapasitas, yang merupakan kategori strategis untuk penguatan metodologi dan kualitas riset bagi akademisi di bawah naungan Kementerian Agama RI.
Daftar Dosen Penerima Hibah
Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses seleksi proposal yang panjang dan kompetitif. Nama-nama dosen yang meraih bantuan tersebut adalah:
- Bayu Islam Assasaki, S.S., M.Hum.
- Urwatil Wutsqo Amry, M.Pd.
- Sulhairi, M.Pd.
- Emilia Agustina, M.Pd.
Penguatan Budaya Riset
Pencapaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas riset kolektif di ISI Sunan Doe. Klaster Pembinaan/Kapasitas ini dirancang untuk membekali para peneliti muda agar mampu menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya relevan secara teoretis, tetapi juga memberikan solusi bagi permasalahan sosial-keagamaan di masyarakat (Kementerian Agama RI, 2024).
Pihak rektorat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keempat dosen tersebut. “Lolosnya Pak Bayu, Bu Urwatil, Pak Sulhairi, dan Bu Emilia menjadi bukti nyata bahwa semangat meneliti di kampus kita terus tumbuh. Kami berharap hasil riset ini nantinya dapat terpublikasi di jurnal bereputasi nasional maupun internasional,” ungkap perwakilan Humas Institut.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan luaran penelitian berupa artikel ilmiah dan buku referensi dapat segera diselesaikan sesuai dengan linimasa yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

